Hampir setiap hari kita mendengar terminologi "INDUSTRI 4.0" didengungkan dalam berbagai kesempatan khususnya pada acara-acara terkait bisnis. Namun hanya sedikit sekali bisnis atau individu yang benar-benar memahami makna sesungguhnya dari revolusi industri tersebut. Bahkan hanya bisnis yang telah benar-benar mengadopsi teknologi digital secara holistik untuk mendukung pertumbuhan bisnis, sebagian besar merasa bahwa adopsi teknologi digital adalah sebatas membuat website atau aplikasi perusahaan.

Ketika bicara terntang Pertumbuhan (growth) bisnis, perusahaan-perusahaan besar di dunia sudah tidak bisa terlepas dari ketergantungan terhadap teknologi digital. Alasan utama adalah efesiensi dan efektifitas yang dimiliki, selain itu perubahan perilaku konsumen yang sangat "digitalcentris" menjadi penyebab banyak perusahaan menginvestasikan sumber daya yang mereka dimiliki untuk adopsi teknologi digital untuk pertumbuhan bisnis.

mengembangkan bisnis di era digital

Kelemahan dalam mengadopsi teknologi digital membuat persaingan perusahaan secara di pasar lokal apalagi global semakin lemah dari tahun ke tahun, namun fakta ini tidak mampu mendorong adopsi strategi digital. Beberpa penelitian menemukan beberapa alasan atau masalah kenapa perusahaan belum memaksimalkan strategi adopsi digital untuk mendukung pertumbuhan bisnis mereka:

  1. Penolakan dari karyawan

Karyawan merupakan aset penting dalam perusahaan, karyawan dengan keahlian dan kepribadian yang baik akan membantu meningkatkan budaya kerja yang baik di perusahaan. Namun tidak sedikit karyawan yang menolak mengadopsi teknologi baru, atau merasa butuh untuk meningkatkan kemampuanya. Alasan utama penolakan biasanya adalah :

  • Tidak mau mempelajari pengetahuan baru

  • kekhawatiran akan kehilangan pekerjaan

  • Jadwal pekerjaan yang padat

  • Tidak memiliki pelatihan yang tepat

  • Ketidakmampuan melakukan analisa data

Salah satu karakteristik bisnis di era industri 4.0 adalah pengelolaan data untuk digunakan dalam strategi bisnis. Berbagai platform dan alat yang saling terkoneksi memberikan bisnis begitu banyak data yang bisa dimanfaatkan untuk kebutuhan pertumbuhan bisnis. Namun ketidakmampuan dalam mengnalisa dan memahami data yang dimiliki untuk diubah menjadi informasi penting dan berguna. Analisa data menjadi salah satu kunci bisnis saat ini, perusahaan-perusahaan berlomba-lomba untuk merekrut karyawan dalam bidang pengolahan data ini.

  1. Pelatihan dan pengembangan karyawan yang tidak optimal

Kembangkan tim yang bisa membangun optimisme kerja, yang memiliki kemauan dan kemampuan untuk beradaptasi dengan teknologi secara cepat. Keberadaan tim ini akan menjadi motor pendorong perubahan secara perlahan di lingkungan pekerjaan. Sementara banyak perusahaan mencoba untuk melatih karyawan secara masif dan tanpa ada pola latihan yang sistematis, sehingga menyebabkan tidak terjadi perubahan yang signifikan pada lingkungan kerja.

Codedojo Asia memberikan pelayanan yang fokus untuk membantu bisnis dalam meningkatkan strategi adopsi teknologi digital untuk pertumbuhan bisnis mereka. Kami memberikan pelayanan tidak hanya mengembangkan website dan aplikasi sesuai strategi bisnis anda, namun Codedojo Asia juga dapat menjadi partner dalam melakukan pelatihan pada karyawan anda sekaligus mendesain strategi yang efektif untuk meningkatkan pertumbuhan bisnis.

Photo byAndrea PiacquadiofromPexels